LSM GeMPAR Pertanyakan Kelanjutan Kasus Penembakan di Peunaron



banner 160x600
Women face

FAKTAACEH.COM, Banda Aceh - Ketua LSM GeMPAR, Auzir Fahlevi SH, menilai kasus penembakan terhadap dua warga sipil di Peunaron, Aceh Timur, saat pilkada beberapa waktu lalu terkesan lamban untuk diteruskan ke pengadilan. Padahal kasus penembakan tersebut menjadi sorotan publik baik secara lokal maupun nasional.
 
"Secara kelembagaan kami mempertanyakan sejauh mana sudah kelanjutan dan perkembangan terhadap kasus tersebut, karena kesannya kasus tersebut sengaja tidak mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum," ujar Auzir Fahlevi di Banda Aceh, Kamis (27/07/2017).
 
Menurut Auzir, berdasarkan informasi yang pihaknya peroleh, penanganan kasus tersebut termasuk lama dan mengendap di Polres Aceh Timur. 
 
"Bahkan baru beberapa minggu yang lalu berkas sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Aceh Timur.kita belum tahu apakah berkas yang dilimpahkan itu sudah lengkap atau belum (P21)," sebutnya.
 
Kasus penembakan ini, kata Auzir, seharusnya mendapat penanganan prioritas karena kasusnya sudah terjadi sejak bulan maret yang lalu, bahkan pelakunya sudah ditangkap.
 
"Jadi tidak ada alasan bagi aparat penegak hukum untuk menunda-nunda kasus itu untuk segera masuk kepengadilan," katanya.
 
Auzir menambahkan, hal tersebut bukan kasus pura-pura atau masuk skala kecil, tapi ini kasus besar, jadi jangan coba-coba disepelekan.
 
"Masih beruntung korbannya selamat walau salah satu korban, Djuman, masih mendapat perawatan intensif akibat pecahan peluru dilehernya. Karena itu kita mendesak supaya Kapolda dan Kajati Aceh untuk memberikan atensi kepada jajarannya di Aceh Timur supaya kasus itu segera masuk kepengadilan. Tujuannya supaya kasus ini terang benderang sekaligus untuk menyingkap siapa aktor atau dalang dibalik kasus tersebut. Kami akan mengawal tuntas terhadap penanganan kasus ini," kata Auzir.[]